Diduga Jatuh, Pesawat GT Air Berpenumpang 14 Orang
Selasa, 12 Apr 2005 14:21 WIB
Jakarta - Pesawat jenis Twin Otter milik GT Air yang kehilangan kontak dengan bandara Timika diduga jatuh di pegunungan Puncak Jaya. Pesawat berbadan kecil ini mengangkut 14 penumpang. "Kemungkinan besar jatuh. Tapi, bisa saja pesawat mendarat di bandara lain. Kita masih cek, apakah hanya hilang kontak atau jatuh," kata Kapolres Timika Kombes Pol Paulus Waterpau saat dihubungi detikcom, Selasa (12/4/2005). Menurut Kapolres, dirinya sudah membentuk tim untuk melakukan pencarian. Kemungkinan pesawat tersebut jatuh di sekitar Pegunungan Puncak Jaya. Tim pertama sudah diberangkat menuju lokasi yang diduga tempat jatuhnya pesawat itu sekitar pukul 12.00 WIT. "Namun, saat itu cuaca buruk, sehingga tim kembali ke bandara Timika. Tim kedua sudah kita berangkatkan lagi pukul 15.00 WIT setelah cuaca cukup baik," kata dia. Tim diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Cessna milik MAF Air. "Kita akan pantau dari udara di sekitar pegunungan Puncak Jaya, apakah ada tanda-tanda pesawat jatuh atau tidak. Saat ini, saya masih menunggu laporan dari tim," jelasnya. Kapolres menjelaskan, pesawat Twin Otter itu take off dari bandara Timika menuju bandara Enarotali sekitar pukul 10.50 WIT. Seharusnya, pesawat ini harus sudah tiba di bandara Enarotali sekitar pukul 11.17 WIT. Tapi, sampai berita ini diturunkan, pesawat itu juga belum tiba di bandara itu. Di dalam pesawat ini terdapat 14 penumpang umum. Mereka terdiri dari 13 penumpang dewasa dan 1 anak-anak. "Kita masih menunggu laporan tim, termasuk bagaimana nasib para penumpangnya. Tim sampai sekarang belum kembali," ujarnya.
(asy/)











































