DetikNews
Kamis 12 Jan 2017, 17:13 WIB

Menko Polhukam: Satgas Anti-Hoax Beda dengan Badan Siber Nasional

Ray Jordan - detikNews
Menko Polhukam: Satgas Anti-Hoax Beda dengan Badan Siber Nasional Menko Polhukam Wiranto. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Pemerintah tengah menggodok lembaga baru guna menanggulangi dampak negatif perkembangan teknologi informasi. Lembaga tersebut adalah Badan Siber Nasional dan Satgas Anti-hoax.

"Jadi jangan dicampuradukkan antara Badan Siber Nasional dengan satu kegiatan anti-hoax ya, jangan. Badan Siber Nasional itu scope-nya luas, nasional, memproteksi kegiatan-kegiatan Indonesia yang berhubungan dengan siber untuk bebas dari cyber attack," kata Menko Polhukam Wiranto di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2017).

Sementara itu Satgas Anti-hoax berfungsi untuk meminimalisasi perilaku negatif di media sosial. Menyebar hoax, kata Wiranto, bisa merusak ketenteraman masyarakat.

"Bisa merusak kepercayaan masyarakat, membingungkan masyarakat dan itu di mana-mana dilarang. Menggunakan medsos untuk kepentingan pribadi, untuk kepentingan yang justru tidak sejalan dengan membangun dan mengamankan negeri ini," tutur Wiranto.

Wiranto belum bisa menyebutkan apa nama lembaga anti-hoax itu nantinya. Tetapi dia memastikan kedua lembaga baru ini akan independen.
(bag/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed