Massa yang kontra Rizieq berasal dari gabungan organisasi masyarakat sunda. Gabungan ormas tersebut di antaranya terdiri dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Jaringan Kedaultan Rakyat (Jangkar), Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat), dan Buah Batu Corps (BBC).
Foto: Avitia Nurmatari/detikcom |
Massa gabungan ormas ini datang dan menggelar doa bersama di depan Markas Polda Jabar, Kamis (12/1/2017). Posisi mereka berada di seberang massa FPI. Seorang pria yang duduk di atas mobil komando memegang mikrofon dan memimpin doa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Avitia Nurmatari/detikcom |
Massa mayoritas dihadiri oleh anggota GMBI. Usai berdoa, seorang pria memakai baju GMBI berdiri lalu menyampaikan pernyataan sikap untuk Kapolda Jabar, Pangdam III Siliwangi, Kejaksaan Tinggi Jabar dan Pemprov Jabar.
Berikut pernyataan sikap GMBI:
1. Menuntut permohonan maaf resmi dari penista pancasila
2. Menuntut proses hukum ditegakkan untuk Habib Rizieq
3. Menuntut proses hukum ditegakkan untuk penista akar budaya suku sunda atas penghinaan sampurasun
4. Menuntut seluruh aparat penegak hukum dan TNI agar bersama-sama segera menuntaskan bahya laten komunis dalam gaya baru, bahaya laten radikalisme, bahaya laten korupsi, bahaya laten intoleransi, baha late mafia hukum, bahaya laten narkoba dan seluruh potensi bahaya laten yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa da bernegara.
Foto: Erna Mardiana/detikcomMassa FPI pendukung Rizieq Shihab |
Polisi mengerahkan 800 personel untuk mengamankan pemeriksaan Rizieq Shihab di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (12/1/2017) hari ini. Rizieq diperiksa terkait laporan penistaan Pancasila.
(avi/tor)












































Foto: Avitia Nurmatari/detikcom
Foto: Avitia Nurmatari/detikcom
Foto: Erna Mardiana/detikcom