DetikNews
Rabu 11 Januari 2017, 19:16 WIB

Dinamika Pilgub DKI 2017

Cara Anies-Sandi Wujudkan Jakarta Green City: Manfaatkan Air

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Cara Anies-Sandi Wujudkan Jakarta Green City: Manfaatkan Air Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan menjadikan Jakarta menjadi kota yang ramah lingkungan. Menuju Green City, Anies-Sandi juga akan mengolah air Ibu Kota menjadi ramah lingkungan.

"Ada pemanfaatan sumber daya misalnya air, hari ini menggunakan air suplainya mayoritas dari luar Jakarta dan kebutuhan kita di Jakarta itu sangat tinggi," ujar Anies di Jalan Danau Sunter Selatan No. 1, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/1/2017).

Penggunaan air di Ibu Kota hari ini masih banyak mengambil dari sumber air tanah. Ke depan Anies-Sandi akan memanfaatkan air hujan kembali menjadi cadangan air tanah. Dengan demikian cadangan air tanah Jakarta akan terus ada.

"Saat ini masih banyak juga yang menggunakan (air) dari tanah Jakarta. Tetapi ke depan kita akan memanfaatkan vertikal drainase. Di mana air-air hujan justru dimasukkan ke dalam tanah, sehingga tanah di Jakarta menjadi tanah yang berisikan air lagi," jelasnya.

Selama ini air yang ada di Ibu Kota selalu dibuang ke laut. Air hujan yang turun tidak diolah dengan baik untuk menjadi cadangan air tanah. Konsep tersebut dikatakan Anies tidak ramah terhadap lingkungan.

"Karena hari ini tanah di Jakarta airnya masuk, kita kirim ke gorong-gorong, kita kirim ke kanal-kanal, lalu kita alirkan ke laut. Sehingga air yang turun itu tidak masuk ke tanah karena kita kirimnya ke laut. Ini satu contoh konsep kota yang tidak ramah lingkungan," katanya.

"Karena itu ke depan kita akan ubah airnya, begitu ada air tanah maka warga Jakarta memiliki sumber daya air dari tanah," tambahnya.

Selain mengolah air hujan menjadi cadangan untuk persediaan air warga, Anies-Sandi juga akan memperbanyak ruang terbuka hijau. Jakarta dinilai Anies masih dari hijau.

"Berikutnya adalah lingkungan manusia sehari-hari. Kalau kita rasakan di tempat ini ada hijau, ada produksi oksigen yang cukup, dari tanaman-tanaman yang ada di sekitar kita. Tapi dibandingkan dengan yang seharusnya, Jakarta ini masih jauh dari hijau," imbuhnya.

Banyak daerah di Jakarta khususnya kawasan industri menjadi lingkungan yang tidak sehat. Udara yang panas, debu, serta gersang dirasakan oleh warga.

"Secara fisik jauh dari hijau apa lagi di wilayah-wilayah seperti daerah Jakarta Utara, atau di daerah-daerah industri itu gersang, panas, berdebu. Nah kita ingin nanti melakukan gerakan penghijauan Jakarta. Sehingga Jakarta secara fisik pun Jakarta akan nampak secara Green City," sebutnya.

Konsep Green City yang dimiliki Anies-Sandi adalah mengolah energi terbarukan dan menjadikan Jakarta hijau secara fisik. Ini dilakukan dengan melakukan penghijauan yang massal dan masif.

"Konsep pengelolaan energinya, pengelolaan pemanfaatan sumber dayanya. Tapi secara fisik pun nampak secara hijau. Dan itu artinya penghijauan massal dan masif. Tidak usah pakai angka berapa juta, tapi kita memanfaatkan ruas jalan harus ada tanaman hijau," pungkasnya.
(nvl/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed