"Saya ucapkan dukacita dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga Amir," ujar Weku di rumah duka, Jl Warakas 3 Gang 16, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/1/2017) sore.
Weku menyebut pihaknya kecolongan atas kejadian yang menimpa Amirullah, taruna STIP jurusan nautika. Dia mengaku sudah berupaya semaksimal mencegah bentrokan antartaruna di STIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kejadian ini, Weku dinonaktifkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dia mengaku pasrah dan siap mengikuti perintah Menhub.
"Saya pasrah. Sebagai pelaksana amanat Kemenhub, saya siap mengikuti perintah. Saya sudah melakukan usaha yang terbaik. Saya juga ingin melakukan perubahan, tapi sesuai perintah, saya harus diganti," ujarnya.
(fdn/fdn)











































