"Baik anaknya, nggak pernah ngebantah, iya-iya aja. Makanya kalau dibilang dia ngelawan sama senior, nggak juga. Diem, nggak pernah curhat, nggak pernah ngeluh abis dipukul. Diem aja, nggak apa-apa kan, cuma bilang gitu, emang begitu sekolahnya, nggak ada pukul-pukulan, gitu bilangnya, nggak ada masalah," kata ibu tiri Amir, Shanti Mira Puspa, saat ditemui di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017).
Shanti juga mengungkap tentang kondisi kesehatan Amir. Menurutnya, 3 anak tirinya sudah pernah dicek kesehatannya dan semuanya sehat. Tiga anak tirinya yaitu Laksana Erwin Adityas Putra, Amirullah Adityas Putra, dan Amarullah Adityas Putra. Amir dan Amar adalah anak kembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, jenazah Amir tengah diautopsi di RS Polri. Paman Amir, Nur Arifin, mengaku sudah mendapat penjelasan tentang dugaan kekerasan yang dialami Amir.
"Kata penyidik, ada kekerasan di bagian dada, ulu hati lebam. Menurut penyidik, tidak ada luka tusuk, hanya lebam saja. Saya foto wajahnya juga lebam," kata Nur Arifin di tempat yang sama.
Sebelumnya, Kapolres Jakarta Utara Kombes Awal Chaeruddin mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/1/2017) malam tadi. Polisi menerima informasi dari pihak rumah sakit mengenai dugaan kematian korban yang tidak wajar.
Dari hasil penyelidikan, Awal mengatakan pihaknya telah menetapkan 5 orang yang diduga sebagai pelaku. Saat ini kelima pelaku diamankan di Polres Jakarta Utara. Polisi masih mendalami keterangan para pelaku.
(dhn/fdn)











































