Keluarga Taruna STIP yang Tewas Diduga Dianiaya Datangi RS Polri

Keluarga Taruna STIP yang Tewas Diduga Dianiaya Datangi RS Polri

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Rabu, 11 Jan 2017 10:42 WIB
Keluarga Taruna STIP yang Tewas Diduga Dianiaya Datangi RS Polri
Ayahanda Amirullah paling depan berbaju biru dongker, pakde Amirullah berdiri dan memakai baju biru dongker (Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta - Keluarga Amirullah Adityas Putra, taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang tewas diduga karena dianiaya seniornya, mendatangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Keluarga ingin mengambil jenazah untuk segera dimakamkan.

Pantauan detikcom, Rabu (11/1/2017) pukul 10.18 WIB, ayah, paman, dan kakak lelaki Amirullah tampak menunggu di depan ruang instalasi kedokteran forensik RS Polri. Keluarga menunggu hasil autopsi dan penyerahan langsung agar jenazah bisa dibawa pulang.

"Akan dibawa pulang ke rumah duka di Warakas, Tanjung Priok. Akan dimakamkan di TPU Budi Darma Cilincing," kata paman Amirullah, Nur Arifin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nur Arifin tak menyangka keponakannya akan meninggal dengan cara seperti ini. "Saya kaget bagaikan mimpi tahu keponakan saya seperti ini," ujarnya.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Awal Chaeruddin sebelumnya mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/1) malam tadi. Polisi menerima informasi dari pihak rumah sakit bahwa ada dugaan kematian korban yang tidak wajar.

"Kemudian kami mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan dilakukan olah TKP. Ada dugaan korban tewas akibat penganiayaan," jelas Awal kepada detikcom hari ini.

Awal mengatakan, dari hasil penyelidikan, pihaknya telah menetapkan 5 orang yang diduga sebagai pelaku.

"Lima orang taruna senior STIP diduga kuat sebagai pelaku yang mengakibatkan meninggalnya korban," imbuhnya. (idh/fdn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads