Gerindra Ingin Prabowo Jadi Capres 2019, PDIP Tak Merasa Terancam

Gerindra Ingin Prabowo Jadi Capres 2019, PDIP Tak Merasa Terancam

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 10 Jan 2017 18:48 WIB
Gerindra Ingin Prabowo Jadi Capres 2019, PDIP Tak Merasa Terancam
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyebut mayoritas kader partainya mendorong Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan PDIP tidak merasa 'terancam'.

"Kami tidak pernah merasa ada ancaman. Kami hanya kokoh berdiri ketika ada pihak-pihak yang mau mengingkari Pancasila dan kebinekaan konstitusi kita," kata Hasto seusai rapat internal di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Selain itu, Hasto mengatakan setiap partai memiliki strategi tersendiri. Saat ini PDIP menegaskan tetap berdiri mendukung Presiden Joko Widodo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap partai punya cara dan strategi. Tapi bagi kami, yang dinyatakan Ibu Mega, kami berdiri kokoh di belakang Jokowi. Skala prioritas terpenting adalah bekerja untuk rakyat," ujar Hasto.

"Ibu Mega mengingatkan pemerintahan Jokowi-JK adalah sah secara konstitusional. Demokrasi harus kita hargai. PDIP memilih kerja, kerja, kerja untuk mendukung Pak Jokowi," tambahnya.

Baca Juga: Fadli Zon: Gerindra Ingin Usung Prabowo Jadi Capres di 2019

Apakah rapat barusan sempat membahas strategi pemenangan Pilpres 2019? Hasto menyatakan dalam rapat hanya membahas pemilu serentak.

"Belum. Hanya pemilu. Kita harap pemilu berjalan mengingat itu serentak antara pilpres dan pileg, kita berharap seluruh aturan disiapkan sebaik-baiknya," tutur Hasto.

Sebelumnya, Fadli Zon menyebut mayoritas kader partainya mendorong Prabowo untuk menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019. Gerindra siap berjuang habis-habisan.

"Saya kira Partai Gerindra perlu mencalonkan kembali, mayoritas ingin mencalonkan Pak Prabowo di 2019," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/1). (dkp/imk)


Berita Terkait