KPU Banten Mulai Cetak Surat Suara untuk Pilgub

Pilgub Banten 2017

KPU Banten Mulai Cetak Surat Suara untuk Pilgub

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 10 Jan 2017 17:47 WIB
KPU Banten Mulai Cetak Surat Suara untuk Pilgub
Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum Banten mulai Rabu (11/1/2017) besok akan mulai mencetak suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Pencetakan suara dilakukan oleh pihak ketiga, yakni PT Dian Rakyat di Pulogadung, Jakarta Timur.

Ketua KPU Banten Agus Supriyatna mengatakan desain surat suara untuk pilkada sudah disepakati masing-masing kandidat, baik itu pasangan Wahidin-Andika maupun Rano-Embay. KPU provinsi dan KPU pusat akan bersama-sama meninjau pencetakan pada hari pertama.

"Rencananya KPU RI akan survei mendatangi perusahaan itu bagaimana mengerjakannya. Mereka sudah menyampaikan jadwal percetakan surat suara itu dan sanggup mencetak 800 ribu surat suara setiap hari," kata Agus kepada wartawan di Kota Serang, Selasa (10/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, pada tanggal 17 Januari 2017, akan dimulai distribusi surat suara ke KPU di tingkat kabupaten dan kota. Daerah yang pertama mendapatkan logistik surat suara ini, menurut Agus, adalah Tangerang, yang memiliki lebih dari 2 juta pemilih.

"Nanti tanggal 23 Januari logistik surat suara sudah selesai semuanya di kabupaten dan kota," ujarnya.

Sedangkan persoalan pemilihan surat suara yang rusak dan tidak terpakai, menurut Agus, nanti akan dilakukan oleh KPU di tingkat kabupaten dan kota. Setelah itu, dilakukan pelipatan dan didistribusikan ke PPK dan PPS di daerah-daerah.

"Dan 14 Februari semua logistik surat suara sudah sampai ke TPS," tambah Agus.

Untuk mengantisipasi kekurangan surat suara, pihak KPU juga akan menambah 2,5% surat suara cadangan dari 7,7 juta daftar pemilih tetap yang ada di Banten. Ini dilakukan sebagai antisipasi jika terjadi kekurangan surat suara akibat rusak atau tidak layak.

"Pokoknya kita siap. Perusahaan cetak surat suara tidak jauh dari Serang. Termasuk pengawalannya koordinasi dengan kepolisian Banten sampai distribusi," tutur Agus. (bri/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini