Sistem bernama e-Kinerja itu juga akan menentukan Tunjangan Prestasi Pegawai (TPP) di lingkungan Pemprov Jateng.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan saat ini sistem tersebut sedang disiapkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah dan diusahakan bisa diaplikasikan tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan e-Kinerja, penilaian terhadap ASN akan semakin obyektif. Indikator penilaiannya antara lain pencapaian target individu, disiplin kerja, penugasan, dan lainnya. Akan ada perhitungan rupiah dalam pencapaian target masing-masing ASN.
"Antara lain indikatornya semacam itu. Dari yang sudah-sudah ini, nanti berapa persen dia bisa tercapai. Tercapainya itu masing-masing ada angka rupiahnya," pungkas Ganjar.
Dengan basis elektronik itu, ASN yang sedang mendapatkan tugas di daerah yang jauh juga bisa absen melalui smartphone dan tetap ada penilaiannya.
Jika ada target yang tidak tercapai atau pegawai tidak disiplin, ada pengurangan skor yang berdampak pengurangan rupiah.
"Skornya 100-100. Kalau dia terlambat, dikurangi 100-90. Pengurangan skor ini juga pengurangan rupiah. Jadi sesuai kinerja." tegasnya.
Selain untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan masyarakat, e-Kinerja bermanfaat mengantisipasi manipulasi kinerja.
Tidak hanya itu, jika kinerja bagus dan TPP tinggi sesuai dengan kinerja, diharapkan budaya korupsi dan pungli bisa diberantas di Pemprov Jateng.
(alg/fdn)










































