Menhan akan Verifikasi Kasus Bela Negara Ormas di Lebak

Menhan akan Verifikasi Kasus Bela Negara Ormas di Lebak

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 10 Jan 2017 16:20 WIB
Menhan akan Verifikasi Kasus Bela Negara Ormas di Lebak
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Dandim Lebak Letkol Czi Ubaidillah dicopot karena melatih anggota ormas karena latihan bela negara. Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan latihan tersebut seharusnya juga dikoordinasikan dengan dirinya.

"Saya baru selidiki training FPI, harusnya izin saya dulu. Tapi kalau tidak izin ya tidak apa-apa juga sih," ujar Ryamizard setelah menghadiri HUT ke-44 PDI Perjuangan di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2017).

Menurut Ryamizard, tidak ada larangan soal latihan bela negara. Karena itu, dia akan meminta kejelasan soal peristiwa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masak nggak boleh (bela negara)? Ya saya makanya mau verifikasi kenapa bisa terjadi," kata Ryamizard.

Ryamizard mengatakan siapa pun dapat mengikuti program bela negara selama bertujuan baik. Anggota ormas juga diperbolehkan mengikuti program tersebut.

"Ya kalau kita mengajarkannya baik ya boleh, kenapa nggak? Semua bangsa ini harus bela negara, FPI itu juga lakukan bela negara, semuanya bisa saja, tapi yang paslah," imbuh Ryamizard.

(Baca juga: Latih Bela Negara Ormas Tak Sesuai SOP, Dandim Lebak Dicopot)

Diberitakan sebelumnya, Letkol Czi Ubaidillah dicopot dari jabatannya karena dinilai melakukan kesalahan prosedur dalam latihan bela negara.

Dandim dicopot karena tidak melaporkan kegiatan pembinaan bela negara yang diikuti ormas kepada Danrem ataupun Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra.

(dkp/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads