Polisi Tembak Mati Pelaku Begal di Tangerang

Polisi Tembak Mati Pelaku Begal di Tangerang

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 10 Jan 2017 15:46 WIB
Polisi Tembak Mati Pelaku Begal di Tangerang
Polisi merilis kasus begal di jembatan Rawa Bokor, Tangerang, Selasa (10/1/2017). (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Tangerang - Polisi menangkap seorang tersangka pelaku begal yang biasa beraksi di kolong jembatan Rawa Bokor, Kecamatan Benda, Tangerang. Tersangka ditembak karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

"Satu orang kita lakukan penindakan tegas dan sekarang sedang berada di rumah sakit. Satu korban juga berada di rumah sakit karena mengalami trauma," ujar Kapolsek Benda Kompol M Amar memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Metro Tangerang, Jl Raya Daan Mogot, Tangerang, Banten, Selasa (10/1/2017).

Penangkapan terhadap satu orang tersangka dilakukan polisi yang sedang melakukan patroli. Polisi melihat lima orang dengan dua sepeda motor memepet seorang korban di jembatan Rawa Bokor sekitar pukul 03.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi mencurigai para pelaku yang putar balik menuju kolong jembatan Rawa Bokor mengikuti korban bernama Bitman Gultom (28).

"Saat itu korban sedang menjemput saudaranya dari Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian dipepet lima pelaku yang menggunakan dua sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam," lanjut Amar.

Saat itu polisi langsung mengeluarkan tembakan peringatan. Namun seorang pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam hingga akhirnya polisi melumpuhkan pelaku dengan tembakan di bagian dada kanan dan pinggang.

Pelaku yang mengalami luka tembak meninggal dunia dan masih berada di rumah sakit Umum Tangerang. Sementara empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

"Pelaku lain lari ke rawa-rawa. Kemungkinan mereka langsung menyeberang tol," kata Amar.

Dalam penangkapan, polisi juga menyita dua sepeda motor serta dua senjata tajam yang digunakan saat pelaku membegal pengendara motor. Namun polisi belum menyebut identitas para pelaku, termasuk yang ditembak mati.

"Mereka merupakan komplotan asal Lampung. Identitasnya masih dicari. Berdasarkan laporan, pelaku yang menggunakan sepeda motor serupa sudah empat kali melakukan aksinya," ujar Amar.

(fdn/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads