"Tadi kami sudah bertamu ke keluarga korban, kami konfirmasi kapan bisa diambil keterangan. Kita nggak tahu ini ada barang-barang yang hilang atau tidak," kata Kanit Reskrim Polsek Kebok Jeruk AKP Andry Rodatama saat dihubungi detikcom, Selasa (10/1/2017).
Karena itu, polisi belum dapat menentukan motif kasus kematian mahasiswi Universitas Esa Unggul tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andry mengatakan sejumlah luka ditemukan di tubuh korban. Polisi masih menunggu hasil visum untuk memastikan jumlah luka dan di bagian tubuh mana saja.
"Untuk luka yang fatal yang bagian tenggorokan ya, selebihnya sih nggak ada yang fatal," ujarnya.
Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcomJajaran Polsek Kebon Jeruk di rumah duka. |
Sejauh ini sudah ada 8 saksi yang diperiksa terkait dengan kasus ini, seperti pemilik rumah kos, tetangga, teman kerja, serta teman dekat Tri Arum.
Secara terpisah, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Lambe Patabang Birana dan jajarannya memang tampak mengunjungi rumah duka di Jalan Bashor RT 12 RW 03, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, siang tadi. Selama sekitar satu jam mereka berada di rumah duka.
Kompol Lambe hanya menjawab singkat saat ditanya awak media soal kasus ini. "Sementara masih keterangan saksi-saksi," kata Lambe saat hendak meninggalkan rumah duka. (idh/rvk)












































Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom