Eggi Sarankan Mulyana Bongkar Korupsi Berjamaah di KPU
Selasa, 12 Apr 2005 10:59 WIB
Jakarta - Eggi Sujana menyarankan agar Mulyana W Kusumah menjadi martir dengan membongkar habis praktek-praktek haram di KPU. Sebab menurutnya, di KPU telah terjadi apa yang disebutnya sebagai korupsi berjamaah."Kita prihatin karena Mulyana yang sesama teman aktivis ditahan, Kita juga marah kepada KPK kalau hanya Mulyana sendirian yang dijadikan sasaran. Sebab menurut istilah saya, telah terjadi korupsi berjamaah di KPU. Namanya berjamaah, itu kan ada imamnya. Nah, imam di KPU itu juga harus ditangkap," beber Eggi dalam percakapan dengan detikcom, Selasa (12/4/2005).Eggi menilai, telah terjadi hal-hal yang negatif di KPU. "Logikanya, BPK tak mungkin memeriksa KPU jika tidak ada dugaan penyimpangan. Dan kalau tidak ada apa-apa, nggak mungkin pula Mulyana akan melakukan penyogokan agar bukti-bukti korupsi di KPU bisa dihilangkan oleh BPK," urainya.Ketika ditanya tentang Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin yang mengutip pernyataan Mulyana yang menyangkal bahwa Nazaruddin-lah yang mengintruksikan Mulyana menemui BPK di Hotel Ibis pada pekan lalu, Eggi menyatakan bahwa apa yang dia sampaikan adalah berdasar logika hukum.Eggi menceritakan, ketika membezuk Mulyana pada hari Minggu, Mulyana menyatakan bahwa dia datang ke Hotel Ibis atas nama institusi alias KPU dan bukan atas nama pribadi. "KPU kan ada pimpinannya, yaitu Nazaruddin. Kalau atas nama KPU, berarti kan ada yang perintah. Jadi itu berdasar logika hukum saya," kata Eggi."Mulyana datang ke Ibis tidak sebagai pribadi, agar hasil audit BPK tentang KPU positif. Jadi semua orang KPU harus tanggung jawab," tegas Eggi.Eggi juga menyarankan Mulyana agar buka-bukaan. "Saran saya sebagai teman dan bukan sebagai advokat, Mulyana jadilah martir untuk membuka korupsi berjamaah itu. Dan dia pasti tahu," tegasnya.Menurutnya, jika Mulyana bersedia membongkar isi perut KPU, maka dia justru akan mendapat perlindungan KPK. "Seperti orang BPK yang nerima suap Mulyana itu kan dilindungi KPK karena menjadi saksi kunci. Mulyana bisa jadi seperti itu bila dia mau buka-bukaan," kata Eggi.Sayangnya, Mulyana tak bersedia mendengar sarannya. "Saya sedih Mulyana lembek, mudah ditekan," sesal Eggi.
(nrl/)











































