Gadis berusia 22 tahun itu diketahui menjadi anggota Karang Taruna di lingkungan rumahnya di Kramat Jati, Jakarta Timur. Tri ditemukan tewas dengan luka tusukan di kamar kosnya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Kegiatannya kalau untuk rapat datang seperti biasa, ngobrol sama rekannya. Dia orangnya nggak suka bercanda, ikut ketawa candaan kalau temannya ada yang diledek," kata Ketua Karang Taruna Nurhadiansyah di rumah duka, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (9/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia kan kuliah di PNJ D3 teknik listrik. Sekarang transfer S-1 industri (di Universitas Esa Unggul)," ujar Nurhadiansyah.
Menurut Nurhadiansyah, Tri pulang ke rumahnya di Jakarta Timur setiap akhir pekan. Ia berharap kasus yang menimpa temannya ini segera menemukan titik terang.
Sementara itu, teman kuliah Tri, Adnan, menilai sosok gadis itu sebagai orang yang mudah bergaul. Tri dikenal sebagai sosok yang tidak pernah marah jika diajak bercanda.
"Anaknya supel, cerdas, baik juga orangnya, sering dibecandain, nggak pernah diambil hati. Terakhir ketemu Arum (nama panggilan Tri) Minggu sore jam 17.00 WIB, pas ngasih tugas komunikasi profesional," kata Adnan saat datang ke rumah duka. (kst/jor)











































