Cerita Pangdam Siliwangi soal Hasil Cek Bela Negara Ormas di Lebak

Cerita Pangdam Siliwangi soal Hasil Cek Bela Negara Ormas di Lebak

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 09 Jan 2017 12:05 WIB
Cerita Pangdam Siliwangi soal Hasil Cek Bela Negara Ormas di Lebak
Pangdam Siliwaingi Mayjen M Herindra menjadi inspektur upacara sertijab Danrem Banten dari Kolonel Inf Wirana Prasetya Budi ke Kolonel Czi Ito Hediarto di Alun-alun Barat, Kota Serang, Senin 9 Januari 2017. (Bahtiar Rifai/detikcom)
Kota Serang - Dandim Lebak Letkol Czi Ubaidillah dicopot karena tak meminta izin kepada atasan saat melatih anggota ormas. Kapan pelatihan itu dilakukan? Seperti apa bentuk pelatihannya? Begini hasil pengecekan Kodam Siliwangi.

"Saya perlu tekankan, memang hari Kamis tanggal berapa itu telah ada pelatihan bela negara yang dilakukan Kodim Lebak, khususnya di Koramil Cipanas," kata Pangdam III Siliwangi Mayjen M Herindra seusai acara serah-terima jabatan Komandan Korem 064/Maulana Yusuf dari Kolonel Inf Wirana Prasetya Budi ke Kolonel Czi Ito Hediarto di Alun-alun Barat, Kota Serang, Senin (9/1/2017).

Latihan bela negara di Lebak digelar untuk anggota Front Pembela Islam (FPI) Banten. Foto-foto latihan ketahanan dan ketangkasan sempat diunggah akun Instragram DPP FPI melalui akun dpp_fpi sebagaimana dilihat detikcom, Minggu (8/1) sekitar pukul 10.15 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herindra mengaku sudah melihat dan memeriksa dokumentasi serta melakukan cross-check ke berbagai pihak. Ternyata pelatiihan bela negara itu tidak melalui standard operating procedure (SOP), sehingga Dandim dicopot.

"Seharusnya untuk kepelatihan bela negara harus melalui izin, mulai dari Dandim ke Danrem, Danrem nanti izin ke saya. Dan saya akan menentukan ya atau tidaknya," tegas mantan Danjen Kopassus ini.

Kegiatan yang tak sesuai dengan SOP itu, menurut Herindra, tak boleh terjadi lagi. Untuk itu, dalam sertijab Danrem Banten, dia berpesan, "Kepada setiap komandan, kalau mau melakukan kegiatan, harus izin jelas, kita ada hierarki. Kalau izin, tanggung jawab di saya. Pertimbangan ada di saya iya atau tidak." (bri/try)


Berita Terkait