Distribusi KIP untuk Yatim Piatu, Mendikbud Andalkan Data Panti Asuhan

Distribusi KIP untuk Yatim Piatu, Mendikbud Andalkan Data Panti Asuhan

Ahmad Toriq - detikNews
Senin, 09 Jan 2017 10:26 WIB
Distribusi KIP untuk Yatim Piatu, Mendikbud Andalkan Data Panti Asuhan
Foto: dok. Kemdikbud
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Pekalongan Jawa Tengah, Minggu (8/1/2017). Selain untuk menyambut kehadiran Presiden Joko Widodo di Masjid Djunaid, Mendikbud menyempatkan diri berkunjung ke SMKN 3 Pekalongan untuk menyaksikan pencairan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP), yang diterima siswa yang berhak.

Selain Mendikbud, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa turut menyambut kehadiran Presiden Joko Widodo, yang dijadwalkan menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera, selain KIP.

Mendikbud mengatakan sebanyak 44.507 anak yatim-piatu dipastikan mendapatkan KIP tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dapat mewujudkan salah satu target program kerja di era pemerintahannya pada tahun 2017 dengan memperluas penerima manfaat Program Indonesia Pintar kepada anak yatim di seluruh penjuru Tanah Air," ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini dalam pernyataan tertulis yang diterima detikcom, Senin (9/1).

Sejauh ini, kata Muhadjir, tidak ada kendala dalam mendistribusikan KIP ke panti asuhan karena pihaknya telah memiliki data akurat anak yatim-piatu. Distribusi KIP ini akan dilakukan melalui panti asuhan seluruh Indonesia.

"Kemendikbud yakin tidak ada masalah besar yang dihadapi pemerintah dalam mendistribusikan KIP untuk anak yatim ini, mengingat nama dan alamat sudah tertera di setiap panti asuhan," tegasnya.

Pemberian KIP pada anak yatim juga disebut Muhadjir sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi kesenjangan pendidikan dan ekonomi. Keputusan ini diambil oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet di Istana Bogor pekan lalu.

Mendikbud berharap dukungan masyarakat untuk program ini. "Dalam hal ini, Kemendikbud mengharapkan dukungan dari segenap lapisan masyarakat agar upaya mulia ini dapat diwujudkan sehingga putra-putri bangsa kita semua, tanpa kecuali, bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang kualitasnya terus-menerus kita tingkatkan," tuturnya. (tor/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini