"Untuk mengatasi lemahnya manajemen komunikasi pemerintah, sudah waktunya bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu untuk mendorong atau mewajibkan semua kementerian dan lembaga (K/L) negara, para gubernur, bupati, dan wali kota untuk lebih sigap merespons hoax atau berita bohong. Kekacauan bisa ditangkal dan tertib umum akan terjaga jika aparatur pemerintah pusat dan daerah sigap meluruskan berita bohong," ujar Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo dalam keterangannya, Senin (9/1/2017).
Bamsoet, begitu panggilan karib Bambang Soesatyo, pun menyoroti peran humas dan pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) yang ada di seluruh kementerian dan lembaga, kantor gubernur, kantor bupati, dan kantor wali kota. Menurutnya, peran biro humas dan PPID tidak boleh pasif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Bamsoet pun memberi saran agar Presiden Jokowi mendorong biro humas dan PPID di seluruh kementerian dan lembaga serta institusi turunannya lebih responsif. "Presiden perlu mendorong semua K/L, kantor gubernur, para bupati, dan wali kota untuk segera meningkatkan efektivitas peran biro humas dan PPID masing-masing," kata Bamsoet.
(dhn/fjp)










































