"Razia dilakukan dari awal bulan Januari. Sampai saat ini, para pemilik bus belum mengambil bus tersebut," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat Anggiat Banjar Nahor dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Senin (9/1/2017).
Razia juga dilakukan pada pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Operasi ini akan berjalan dalam program Cipta Lancar 100 Hari dan program 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasi ini dilakukan untuk membersihkan terminal bayangan di Jakbar. Bus harus menggunakan terminal resmi yang ada.
"Itu yang kita mau (pindah ke terminal resmi), agar terkoordinir data jumlah penumpang dan bus," ujar Anggiat. (aik/fdn)











































