2 Remaja Indramayu Dijadikan PSK di Malaysia

2 Remaja Indramayu Dijadikan PSK di Malaysia

Idham Kholid - detikNews
Minggu, 08 Jan 2017 03:22 WIB
2 Remaja Indramayu Dijadikan PSK di Malaysia
Ilustrasi: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta - Dua orang remaja menjadi korban perdagangan orang di Malaysia. Kedua remaja tersebut diiming-imingi bekerja di restoran di Malaysia dengan gaji besar, tapi ternyata malah dijadikan PSK.

"Korban direkrut oleh tersangka atas nama Reni pada sekitar bulan Oktober 2016. Kedua korban diberangkatkan oleh Reni dari Indramayu ke Jakarta, selanjutnya terbang ke Pontianak, Kalbar. Dijemput oleh ACO dan diberangkatkan ke Malaysia melalui Entikong tanpa paspor dengan cara kedua korban diminta bersembunyi di mobil," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto dalam keterangan tertulis, Minggu (8/1/2017).

Setiba di Malaysia, keduanya diterima oleh ITA dan kemudian dijadikan PSK. Kedua remaja itu diwajibkan melayani tujuh orang dalam sehari tanpa digaji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ACO dan ITA sampai saat ini masih belum tertangkap, sementara Reni ditangkap pada Jumat (6/1) di Indramayu setelah dilakukan kerja sama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

"Tadi saya tahan," imbuh Agus.

Adapun kedua remaja yang menjadi korban adalah NIM (16) dan NA (15). Kasus ini terkuak setelah NIM berhasil kabur saat akan dipindah ke Bintulu. Ia langsung menghubungi orang tuanya dan melapor ke KJRI Kuching.

NIM kemudian dijemput KJRI dan dipulangkan ke Indonesia. NIM lalu diterima oleh BNP2TKI.

"Satgas TPPO Dit Tipidum akan melakukan pengembangan dan penangkapan terhadap tersangka ACO dan kawan-kawan. Satgas TPPO Dit Tipidum akan berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia terkait dugaan adanya korban-korban lain yang masih bekerja di Kuching, Malaysia," tutur Agus. (bag/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads