Dua Pelajar di Banyumas Meninggal Setelah Tersambar Petir

Dua Pelajar di Banyumas Meninggal Setelah Tersambar Petir

Arbi Anugrah - detikNews
Minggu, 08 Jan 2017 00:16 WIB
Dua Pelajar di Banyumas Meninggal Setelah Tersambar Petir
Ilustrasi: Thinkstock
Banyumas - Hujan lebat disertai petir terjadi di sebagian wilayah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (7/1/2017) sore. Akibatnya, dua pelajar meninggal dunia setelah tersambar petir saat berboncengan sepeda motor di Desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.

Kedua korban adalah Kris Junianto (17), pelajar kelas 2 SMA Muhamadiyah Sumpiuh, warga Desa Plangkapan, Kecamatan Tambak, Banyumas, dan Febru Nugroho (17), pelajar kelas 2 SMA Muhamadiyah Sumpiuh, warga Desa Selanegara, Kecamatan Sumpiuh.

Menurut anggota Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC-BPBD) Banyumas, Kusworo, berdasarkan keterangan saksi mata Barsono (55), warga RT 02 RW 01 Desa Karanggedang, Kecamatan Sumpiuh, korban tersambar petir sekitar pukul 17.10 WIB di tengah hujan lebat disertai petir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia (Barsono) melihat ada dua orang menggunakan sepeda motor dengan nopol R-4392-WF yang sedang berboncengan tiba-tiba terjatuh saat ada petir menyambar di perempatan jalan persawahan," jelas Kusworo.

Mengetahui hal tersebut, Barsono segera memberi tahu Muhtarom (43), warga Desa Selandaka RT 08 RW 01, yang langsung menindaklanjutinya dengan melapor kepada kepala desa setempat dan diteruskan ke Muspika Sumpiuh.

"Korban langsung dibawa ke Puskesmas 1 Sumpiuh untuk divisum. Dari hasil visum didapatkan keterangan bahwa korban murni meninggal dunia di tempat karena tersambar petir," jelas Kusworo.

Setelah divisum, kedua korban langsung diambil pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. (arb/bag)


Berita Terkait