"Menanggapi masukan sedulur2-Di bulan ini akan mulai beredar BRT Trans Semarang ber-Telolet #OmTeloletOm," tulis Hendrar dalam akun instagramnya beserta foto ia naik Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang.
Hendrar mengatakan dipasangnya klakson telolet memang direalisasikan dari beberapa masukan. Selain itu diharapkan suara unik tersebut bisa menarik minat masyarakat naik Trans Semarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya klakson telolet, 20 armada baru Trans Semarang untuk koridor 1 Mangkang-Penggaron juga akan diluncurkan Hendrar 12 Januari 2017. Bus Trans Semarang juga akan dilengkapi alat pemberitahuan otomatis jika bus sudah mendekati shelter.
"Sistem tersebut berjalan dengan sarana GPS, sehingga dapat secara otomatis mengetahui posisi armada dan shelter mana yang akan jadi pemberhentian berikutnya. Diharapkan dapat sebagai pemandu masyarakat yang naik Trans Semarang sehingga bertambah nyaman," ujarnya.
Kota Semarang di akhir 2016 lalu memperoleh penghargaan Indonesia Road Safety Award (IRSA) karena dianggap baik meningkatkan pengguna angkutan umum dengan ditandai peningkatan 38,6% jumlah penumpang dari tahun 2014 ke tahun 2015.
(Baca juga: Pengguna Angkutan Umum Meningkat, Kota Semarang Diganjar Penghargaan)
Untuk menambah jumlah warga naik angkutan umum, bulan Februari mendatang akan dibuka dua koridor baru dengan jurusan PRPP-Dinar Mas dan Univeritas Diponegoro - Universitas Negeri Semarang. (alg/bag)











































