"Ya kalau lihat situasi seperti itu, ya harus minta maaf. Saya minta kepala sekolah segera mendatangi rumah orang tua siswa dan meminta maaf. Tidak usah gengsi atau malu," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Gatot Bambang Hastowo kepada detikcom, Sabtu (7/1/2017).
Gatot menjelaskan upaya mendisiplinkan siswa memang perlu. Tapi seharusnya tak sampai membuat siswa jatuh pingsan atau sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekadar diketahui, 20-an siswa SMA Mlonggo datang terlambat ke sekolah, Jumat (6/1). Pintu gerbang ditutup sehingga siswa tidak bisa masuk. Saat itu hujan deras. Menurut Gatot, bisa saja siswa datang terlambat karena hujan, bukan kesengajaan.
Dari 20-an siswa itu, 14 di antaranya tumbang. Sebanyak 12 siswa dilarikan ke puskesmas, 2 lainnya dilarikan ke rumah sakit dan menjalani opname.
"Mereka sudah ditangani. Insya Allah yang masuk RS, hari ini, sudah diizinkan pulang," katanya. (try/fdn)










































