"Ya, sejumlah saksi kita periksa, dijadwalkan sekitar 36 hari ini. Ada salah satu jabatan yang kita perhatikan adalah kepala SD dan staf kecamatan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2017).
Febri menyebut uang yang disita ketika operasi tangkap tangan dan penggeledahan memang terindikasi terkait dengan jabatan yang diperjualbelikan. Namun penyidik KPK masih memerlukan klarifikasi terhadap para saksi terkait hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu tersangka yang ditetapkan KPK adalah Suramlan. Dia merupakan Kepala Seksi Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Klaten. KPK menyebut Suramlan sebagai pemberi suap kepada Bupati Klaten Sri Hartini, yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
KPK juga telah menegaskan sebelumnya bahwa ada banyak pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Namun sejauh ini KPK baru menetapkan dua orang tersangka, yaitu Sri dan Suramlan. (dhn/tor)











































