"Dulu PBB mengusung. Namun, setelah terpilih, yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan tercela dan melanggar hukum. Kalau terbukti, yang bersangkutan bisa saja di-impeach oleh DPRD Kabupaten," kata Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra saat berbincang via telepon, Jumat (6/1/2017).
Yantenglie maju dan memenangi Pemilu Bupati Katingan pada 2013. Ia diusung oleh Partai Gerindra, PBB, dan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP). Namun kini Yantenglie malah terjerat dugaan kasus perzinaan sebagai buntut dari skandal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selanjutnya PBB tak akan lagi memberi dukungan kepada yang bersangkutan, misalnya ketika ingin jadi petahana," kata Yusril.
Foto: IstimewaBupati Katingan Ahmad Yantenglie |
(Baca juga: Gerindra: Bupati Katingan yang Terpergok Selingkuh Harus Mundur)
Sebelumnya, Gerindra juga menyatakan tak akan mengusung Yantenglie lagi dan mendorong agar dia mundur dari jabatannya. Gerindra juga mendorong evaluasi terhadap Yantenglie sebagai Bupati Katingan.
Dia tepergok oleh polisi sedang berduaan bersama perempuan inisial FY di kamar kontrakan pada Kamis (5/1) dini hari kemarin. Polisi yang memergoki mereka berdua adalah suami FY.
Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu menyatakan Yantenglie dan FY sudah menjalin hubungan selama kurang-lebih setahun belakangan. Mereka dikenai Pasal 284 KUHP tentang Perzinaan dengan ancaman 9 bulan penjara. Meski tidak ditahan, keduanya dikenai wajib lapor dua kali sepekan.
(dnu/tor)












































Foto: Istimewa