Jelang KAA, Polda Gelar Latihan Pembebasan Sandera
Senin, 11 Apr 2005 18:14 WIB
Jakarta - Sebanyak 80 personel anti teror dan bom menggelar latihan untuk membebaskan sandera dalam rangka pengamanan Konferensi Asia Afrika di Jakarta pada 23 hingga 25 April 2005.Latihan tersebut digelar di lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/4/2005).Personel anti teror dan bom tampak melakukan atraksi yang menceritakan pengendara motor menembak salah satu delegasi KAA. Lantas, pasukan anti teror mengejar dan melakukan penangkapan dengan melepaskan tembakan.Atraksi juga yang dilakukan sniper untuk menghadang sejumlah komplotan yang menculik delegasi KAA.Waspadai BomDalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani mengatakan ancaman bom sangat potensial mengganggu kelancaran KAA. "Ancaman bom sangat potensial karena konferensi ini bisa menjadi momentum bagi mereka untuk melakukan aksinya. Pihak kepolisan harus mengantisipasi dengan berbagai kesiapan," ujar Kapolda.Apakah pelaku akan ditembak di tempat? "Kalau itu membahayakan maka hal tersebut merupakan suatu prosedur, misalnya membawa bahan peledak. Namun saya kira itu situasional sekali," lanjutnya.Menurut dia, beberapa latihan sudah dilakukan secara parsial, misalnya latihan patroli pengawalan dan intelijen dan sebagainya. "Besok akan dilakukan latihan secara gabungan di antara fungsi-fungsi kepolisian," kata dia."Kita berharap tidak hanya kepolisian yang mengamankan konferensi ini tetapi juga keikutsertaan masyarakat ketika mendapatkan orang yang dicurigai untuk melaporkan kepada kepolisian," imbuhnya.
(aan/)











































