Kisah inspiratif Yaser ini di-posting oleh sebuah akun Facebook Nur Jannah seperti dilihat detikcom, Kamis (5/1/2017). Dalam akun tersebut terlihat foto-foto Yaser sedang memomong adiknya lantaran ibunya sedang sakit.
Dalam posting-an Nur Jannah, ada foto yang memperlihatkan Yaser sedang menggendong adiknya yang masih balita. Yaser juga tampak memberi susu kepada adiknya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: dok. Facebook/Nur Janah |
Melalui posting-an itu diketahui pula bahwa sang ibu memiliki riwayat serangan jantung, sehingga tidak memungkinkan merawat kedua adik Yaser.
"Namanya M Yaser Arafat, lelaki belia kelas 6 SD ini sangat hebat momong kedua adeknya. Memiliki ibu dengan riwayat sakit jantung membuatnya tidak bisa kecapekan," tulis Nur Jannah, Sabtu (31/12/2016).
Foto: dok. Facebook/Nur Janah |
Selain merawat adiknya, Nur Jannah menulis, Yaser melakukan pekerjaan rumah lainnya, seperti memasak dan mencuci piring. Dia juga selalu membuatkan susu untuk adiknya ketika malam hari.
"Setiap hari di pengungsian, saya sangat kagum melihat kasih untuk keluarganya. Kala tengah malam buta, saat semua orang terlelap, Yaser kecil membuatkan adiknya susu," lanjut Nur Jannah.
Foto: dok. Facebook/Nur Janah |
Yaser tidak mau ibunya kecapekan jika harus mengurus kedua adiknya. Dia menyuruh ibunya beristirahat agar kesehatannya tidak terganggu.
Rumah Yaser menurut Nur Jannah luluh lantak akibat diterjang banjir. Dia menyebut Yasser ingin kembali memiliki seragam sekolah untuk dipakainya belajar.
Berikut postingan lengkap Nur Jannah dalam Facebook-nya.
"Menengok Kehidupan Pengungsi
(Lebih dekat dengan Yaser Kecil)
Namanya M. Yaser Arafat, lelaki belia kelas 6 SD ini sangat hebat momong kedua adeknya. Memiliki ibu dengan riwayat sakit jantung membuatnya tidak bisa kecapekan. Peran domestik lihai dikerjakannya, mulai memasak, cuci piring sampai bersih2.
Setiap hari dipengungsian, saya sangat kagum melihat kasih utk keluarganya. Kala tengah malam buta, saat semua orang terlelap Yaser kecil membuatkan adeknya susu. Ibu saya sakit, kasihan kalau istirahatnya terganggu, lirihnya.
Rumah dan isinya luluhlantak oleh banjir, yang ia khawatirkan hanya ingin memiliki kembali seragam sekolah.
Kelak engkau akan menjadi lelaki hebat Yaser, Yakinlah!!!"
Foto: dok. Facebook/Nur Janah |











































Foto: dok. Facebook/Nur Janah
Foto: dok. Facebook/Nur Janah
Foto: dok. Facebook/Nur Janah
Foto: dok. Facebook/Nur Janah