Plesetan Pancagila, Menhan: Australia Skorsing Perwiranya

Plesetan Pancagila

Plesetan Pancagila, Menhan: Australia Skorsing Perwiranya

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 05 Jan 2017 13:59 WIB
Plesetan Pancagila, Menhan: Australia Skorsing Perwiranya
Menhan Ryamizard Ryacudu (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Jakarta - Pihak militer Australia menginvestigasi kasus materi pelajaran yang menghina Pancasila dan menyinggung urusan internal Indonesia. Buntut insiden ini, TNI memutuskan menghentikan sementara program kerja sama pendidikan.

"Menhan Australia sudah mengirimkan surat kepada saya, (menyatakan) menyesali insiden tersebut. Sekali lagi bukan mencerminkan kebijakan pertahanan dan angkatan bersenjata Australia," kata Ryamizard kepada wartawan di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Guna penyelidikan, pihak angkatan bersenjata Australia menghentikan sementara pelatihan dan pendidikan sekolah bahasa di pangkalan militer yang berlokasi di Perth. Sedangkan oknum perwira Australia diberi sanksi tegas.

"Kemudian tadi saya bicara langsung (telepon) dengan Kemhan Australia. Pada prinsipnya, ini bukan kebijakan mereka, (mereka) menyesali apa yang terjadi dan menindak tegas sampai tuntas. Jadi kepala sekolah bahasanya diskors, mereka minta maaf dari saya terima maaf itu," tutur Ryamizard.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Materi pelajaran yang isinya menghina Pancasila serta menyinggung persoalan Papua dan PKI itu dicuplik dari koran dan media online oleh seorang perwira di Australia. Artikel inilah yang dijadikan materi pelajaran di sekolah Angkatan Darat Australia.

"Tidak (berimbas ke kerja sama lain) ini saja dulu, ini kan ditunda, kalau ditunda bisa dilanjutkan lagi. Kalau sudah selesai masalahnya kita lanjutkan lagi dong," ujar Ryamizard.


(fdn/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads