Pengamanan KAA Berlakukan Sistem Tembak di Tempat
Senin, 11 Apr 2005 17:43 WIB
Bandung - Pemerintah Indonesia tampaknya tidak main-main dalam pengamanan KTT Asia Afrika (KAA) di Bandung pada 24 April 2005, nanti. Sistem tembak di tempat berlaku bagi pengacau yang mengancam jiwa para delegasi.Siaga I hingga H-2 kini mulai diberlakukan. Selain itu, sejumlah penembak jitu akan ditempatkan di beberapa titik rawan ancaman.Hal ini diungkapkan Asisten Operasi Pengamanan Wilayah II Kodam III Siliwangi Kolonel Toto Moersan, di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung, Senin (11/4/2005). Menurutnya, keamanan KAA ini akan mengacu pada keamananan Standar Personal Operation International. "Ada 42 titik rawan di Bandung. Khususnya rute yang dipakai nanti," kata Toto.Titik rawan ini, menurutnya, dimulai dari Bandara Husein Sastranegara hingga ke Gedung Merdeka, Hotel Savoy Homann, Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika, dan Alun-alun Bandung. Titik rawan ini juga berlaku pada area yang selalu rawan macet, rawan kecelakaan, dan pusat-pusat keramaian di Bandung. "Di setiap titik dijaga 1-3 kompi. Masing-masing berbeda kekuatannya. Yang jelas dilengkapi persenjataan lengkap," katanya. Toto mengaku, saat ini dia bertanggung jawab untuk daerah ring II dan ring III. Sedangkan ring I akan dijaga langsung oleh Paspampres. Menurutnya, untuk pengamanan KAA ini, Kodam III Siliwangi menurunkan kekuatan hingga 8.000 personel yang akan ditempatkan di area ring II dan ring III. Sedangkan dari Polwiltabes Kota Bandung kekuatan pengamanan KAA yang akan diturunkan mencapai 1.007 personel. Dijelaskan, kekuatan dari kepolisian akan disebar di luar area ring I. Untuk pengamanan di area ring II, kekuatan kepolisian yang akan diturunkan sebanyak 2.500 personel.Beberapa mobil komunikasi milik kepolisian dari Mabes Polri juga akan diperbantukan untuk memantau pengamanan KAA, termasuk patroli udara. Selain itu, rencananya beberapa kamera pengintai akan dipasang di sejumlah area ring I. "Saya jamin, tikus saja tidak bisa lewat," kata Kolonel Toto Moersan. Selain pengamanan di darat dan di udara, pengamanan di Sungai Cikapundung juga akan dijaga ketat. Sungai Cikapundung berada di sebelah barat Gedung Merdeka. Pada H-2 sejumlah pasukan katak akan disiagakan di Sungai Cikapundung. Untuk itu akan disiapkan lima buah perahu karet.
(umi/)











































