Sumarsono, yang biasa disapa Soni, mengatakan pihaknya nanti akan menyewa dua gerbong. Satu gerbong di antaranya akan digunakan untuk rapat.
"Jadi ada dua gerbong. Satu gerbong khusus untuk rapat. Ada mejanya. Nanti diadakan per bidang, ekonomi, pemerintahan, kesra, gitu," kata Soni kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (5/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pagi harinya, Soni dan pejabat Pemerintah Provinsi DKI akan diterima oleh Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Usai diterima Sultan, Soni dan rombongan akan berekreasi di Yogyakarta sambil mempelajari kebudayaan Kota Gudeg.
"Sekaligus melihat kekayaan budaya, paket-paket wisata apa yang bisa dikombinasikan, dikerjasamakan Jakarta-Jogja. Dalam rangka pengembangan budaya, termasuk di dalamnya budaya Betawi yang sedang kita gemakan," kata Soni.
Dia menambahkan, rapat di gerbong itu bisa menjadi cara rekreatif untuk menambah semangat kerja para kepala SKPD. "Sudah lama mereka tidak outbond. Pilihannya tadi mau di Ancol, tapi bosan, di sini jenuh. Ya sudahlah, keluar sambil di jalan saja," imbuh Soni.
Lalu dari mana anggaran perjalanannya?
"Setiap orang dikenai Rp 7 juta, karena kan hari libur, tidak boleh ada perjalanan dinas," tutur Soni. (erd/erd)











































