"Kita sudah memasuki hari ketiga investigasi. Kami menduga dan praduga dan mendalami di ruang mesin, khususnya di mesin utama serta di genset," ujar Aldrin di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu (4/1/2017).
Selain itu, pihak KNKT berkata sudah melakukan simulasi untuk mendalami sebab terbakarnya kapal nahas tersebut. Aldrin berkata pihaknya telah melakukan simulasi pada mesin dan kapal sejenis kapal Zahro.
"Kemarin kami sudah melakukan simulasi pada mesin yang sejenis, pada struktur kapal sejenis, di sini (Pelabuhan Muara Angke). Kita ke pulau untuk memastikan gambar yang kami miliki, denah yang kami miliki, dan kami bicara pada pembuat langsung dan pekerjanya," paparnya.
Untuk rekomendasi hasil investigasi kepada Kemenhub, KNKT akan melakukan secepatnya. Target berapa lama waktunya, Aldrin mematok 2-3 bulan.
"Kami berusaha secepatnya. Namun kami prediksi sekitar 2-3 bulan ke depan," pungkasnya. (GBR/rvk)











































