"Tanggal 10 Januari masih rapat intern bahas jadwal rapat kerja. Secepatnya," terang Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari melalui pesan singkat kepada detikcom, Rabu (4/1/2017).
Menurut Kharis, ada banyak hal yang dibahas saat raker dengan TNI nantinya. Namun salah satu bahasan rapat mengenai penghentian sementara kerja sama militer antara TNI dan Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, Komisi I DPR akan meminta keterangan kepada TNI. Selain itu, Komisi I DPR akan mendiskusikan hal tersebut kepada TNI.
"Kita minta keterangan dan diskusikan," pungkasnya.
Sebelumnya, TNI memutuskan menghentikan sementara kerja sama militer dengan Australia. Penghentian itu dipicu hal teknis.
"Dihentikan sementara sebetulnya. Meliputi semua bentuk kerja sama antara TNI dan angkatan bersenjata Australia," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto dalam perbincangan, Rabu (4/1).
(dnu/dnu)











































