Rintihan Kuli Apartemen Bekasi Terakhir Terdengar 11 Jam Lalu

Rintihan Kuli Apartemen Bekasi Terakhir Terdengar 11 Jam Lalu

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 04 Jan 2017 15:52 WIB
Rintihan Kuli Apartemen Bekasi Terakhir Terdengar 11 Jam Lalu
Foto: Dok. Damkar Kota Bekasi
Jakarta - Proses evakuasi terhadap Sidiq, korban runtuhnya tangga darurat Apartemen Kamala Lagoon, masih berlangsung. Terhitung sejak peristiwa kecelakaan kerja ini terjadi, Sidiq sudah lebih dari 12 jam terjebak di dalam reruntuhan puing.

Tak ada yang dapat memastikan nasib pria 24 tahun ini. Suaranya terakhir terdengar merintih kesakitan pukul 05.00 WIB pagi tadi.

"Kita tidak bisa menentukan dia sudah meninggal apa belum karena jam 5 tadi suaranya masih ada," kata Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kota Bekasi AKBP Dedi Supriyadi kepada detikcom, Rabu (4/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) maupun Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi melakukan evakuasi dengan sangat hati-hati untuk menghindari runtuhnya kembali puing-puing.

"Kalau kepolisian hanya mengamankan saja. Yang evakuasi itu Basarnas dan Damkar karena mereka punya alatnya, yang kayak pegas-pegas itu loh, untuk orang kejepit," terang Dedi.

Kecelakaan bermula saat korban sedang memasang tangga di lantai 32-33 apartemen tersebut dengan menggunakan tower crane. Setelah tali tower crane tersebut dilepas, tiba-tiba tangga tersebut roboh dari lantai 32 ke basement 3 dan menimpa korban.

Polisi telah memeriksa tiga orang saksi terkait kejadian tersebut, yakni operator crane Barha (45) serta dua orang pekerja precast (pemasang tangga) Aik (25) dan Omen (22). (dhn/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads