Penyelidik KPK, Bayu Anwar Sidiq, mengungkapkan, beberapa saat setelah penangkapan sebelum dibawa ke KPK, Irman sempat mencoba menghubungi Ketua KPK Agus Rahardjo.
"Terdakwa sempat coba menghubungi orang?" tanya jaksa kepada KPK dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, menurut Bayu, saat itu Irman tak berhasil menghubungi Agus. Bayu menduga Irman tak punya nomor Agus.
"Tapi enggak jadi. Cek HP kemungkinan enggak ada nama Pak Agus," tutur Bayu.
Baca juga: Cerita Dirut Bulog Saat Dihubungi Irman Gusman Terkait Pembelian Gula Impor
Irman, saat penangkapan, menyangkal menerima bungkusan dari Xaveriandy dan Memi, yang berisi uang Rp 100 juta. Setelah dicecar terus oleh penyidik, Irman akhirnya mengaku.
Uang yang diterima Irman diduga untuk mengupayakan perusahaan milik Xavriandy dan Memi mendapat jatah pembelian gula impor di Bulog sebanyak 1.000 ton. Irman diyakini oleh Xavriandy dan Memi berjasa karena pernah menghubungi Dirut Bulog Djarot Kusumayakti. (rna/fjp)
