Usai Sidang, Pelaku Penyerangan Pelajar di Bantul Dikejar Keluarga Korban

Usai Sidang, Pelaku Penyerangan Pelajar di Bantul Dikejar Keluarga Korban

Edzan Raharjo - detikNews
Rabu, 04 Jan 2017 14:53 WIB
Usai Sidang, Pelaku Penyerangan Pelajar di Bantul Dikejar Keluarga Korban
Keluarga korban menunjuk pelaku. (Edzan/detikcom)
Bantul - Sidang kasus penyerangan dan pengeroyokan pelajar hingga tewas di Bantul berlangsung tertutup. Sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Bantul dengan agenda pembacaan dakwaan ini mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian.

Penyerangan ini telah mengakibatkan pelajar SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Adnan Wirawan Ardiyanta (16), tewas dan sejumlah pelajar lainnya luka-luka.

Sidang dengan 10 terdakwa ini berlangsung di PN Bantul, Yogyakarta, Rabu (4/1/2017) selama sekitar 4 jam. Terdakwa didampingi orang tuanya karena masih kategori anak-anak. Keluarga korban menunggu hingga sidang usai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat para pelaku keluar dari ruang sidang anak dan akan dibawa ke dalam mobil tahanan, keluarga korban berusaha mengejarnya. Kakak korban dan ibunya histeris serta meneriaki para pelaku.

"Kamu itu pelajar, kalau pelajar itu yang terpelajar. Pelajar konyol. Mana tunjukin mukamu. Kamu habis bunuh update Instagram, itu berarti kamu bangga. Tunjukin mukamu," teriak kakak korban di PN Bantul.

Sementara itu, ibu korban terisak tak kuasa menahan tangis. Ibu korban, Sri Lestari, meminta para pelaku dihukum seberat-beratnya. Menurutnya, pengeroyokan yang menyebabkan putranya meninggal tersebut adalah pembantaian. Sebab, anaknya saat itu diserang dari belakang dan sudah terjatuh.

"Ini bukan lagi penyerangan, tapi ini pembantaian yang sudah direncanakan. Anak saya diserang pakai senjata, ditabrak dari belakang dan sudah jatuh. Mereka sudah menyiapkan senjata. Ini bukan kenakalan remaja lagi. Semoga ini yang terakhir, terutama di Yogya," kata Sri Lestari di PN Bantul DIY. (rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads