"Etos kerja tinggi, jadi jubir sampai pukul 01.00 WIB dini hari, dia juga sebagai komunikator yang bagus," ujar hakim agung Sunarto, di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Rabu (4/1/2017).
Sunarto mengatakan Asep juga membawa nuansa positif bagi Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY). Hubungan kedua lembaga ini memang kerap 'panas' karena beberapa kali ada perbedaan pandangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Suasana pemakaman Asep Rahmat Fajar (Andi/detikcom) |
Sunarto mengaku kehilangan sosok Asep, yang dianggap sebagai orang yang gila bekerja. "Saya merasa kehilangan," ujar mantan Kepala Badan Pengawas MA ini.
Asep meninggal pagi ini setelah terserang stroke. Asep meninggal dalam usia 39 tahun dan meninggalkan seorang istri serta 2 anak yang masih sekolah. Saat ini Asep menjabat Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP). (rvk/tor)












































Foto: Suasana pemakaman Asep Rahmat Fajar (Andi/detikcom)