Asep Rahmat Dianggap sebagai Penghubung MA-KY yang Baik

Asep Rahmat Dianggap sebagai Penghubung MA-KY yang Baik

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 04 Jan 2017 13:26 WIB
Asep Rahmat Dianggap sebagai Penghubung MA-KY yang Baik
Suasana pemakaman Asep Rahmat Fajar (Andi/detikcom)
Jakarta - Mantan jubir Komisi Yudisial (KY) Asep Rahmat Fajar meninggal dunia. Di mata rekannya, Asep merupakan pria yang memiliki etos dan semangat kerja yang tinggi. Kepiawaian Asep sebagai jubir juga tak perlu diragukan.

"Etos kerja tinggi, jadi jubir sampai pukul 01.00 WIB dini hari, dia juga sebagai komunikator yang bagus," ujar hakim agung Sunarto, di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Rabu (4/1/2017).

Sunarto mengatakan Asep juga membawa nuansa positif bagi Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY). Hubungan kedua lembaga ini memang kerap 'panas' karena beberapa kali ada perbedaan pandangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pola pikirnya holistik, tidak parsial, hubungan antara MA-KY jadi baik," ucapnya.

Asep Rahmat Dianggap Sebagai Penghubung MA-KY yang BaikFoto: Suasana pemakaman Asep Rahmat Fajar (Andi/detikcom)


Sunarto mengaku kehilangan sosok Asep, yang dianggap sebagai orang yang gila bekerja. "Saya merasa kehilangan," ujar mantan Kepala Badan Pengawas MA ini.

Asep meninggal pagi ini setelah terserang stroke. Asep meninggal dalam usia 39 tahun dan meninggalkan seorang istri serta 2 anak yang masih sekolah. Saat ini Asep menjabat Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP). (rvk/tor)


Berita Terkait