"Dihentikan sementara sebetulnya. Meliputi semua bentuk kerja sama antara TNI dan angkatan bersenjata Australia," ujar Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto dalam perbincangan, Rabu (4/1/2017).
Wuryanto mengatakan permintaan penghentian kerja sama itu sudah dilayangkan TNI kepada pihak militer Australia pada pertengahan Desember 2016. Mulai saat itulah penghentian kerja sama sementara berlaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Wuryanto enggan mengungkap apa hal teknis yang sampai membuat kerja sama dua negara ini dihentikan. Kabarnya, hal itu terkait dengan adanya 'materi mengganggu' yang muncul di pelatihan bersama kedua pihak di Perth.
"Iya, salah satunya soal itu. Tapi saya tidak bisa menjelaskan rinci. Terkait persoalan teknis, begitu saja," kata Wuryanto.
Jenderal bintang dua ini mengatakan penghentian kerja sama meliputi sejumlah aspek. Mulai latihan bersama sampai tukar-menukar perwira.
"Semua bidang ya, antara lain latihan bersama, pendidikan, tukar-menukar perwira, dan kunjungan. Cukup banyak saya kira," Wuryanto.
Baca Juga: Indonesia Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia
(fjp/fjp)










































