Wali Kota Semarang Ingatkan 2.155 ASN Tidak Sombong Setelah Dilantik

Wali Kota Semarang Ingatkan 2.155 ASN Tidak Sombong Setelah Dilantik

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 03 Jan 2017 21:03 WIB
Wali Kota Semarang Ingatkan 2.155 ASN Tidak Sombong Setelah Dilantik
Foto: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melantik 2.155 Aparatur Sipil Negara (ASN) (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melantik 2.155 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Hendrar mengingatkan agar mereka yang dilantik tidak tinggi hati atau sombong.

Pelantikan ribuan ASN itu dilakukan di Gedung Merapi, New PRPP Convention Center, Selasa (3/1/2017), karena kawasan Balai Kota tidak mampu menampung. Jumlah yang dilantik yaitu 17% dari total jumlah ASN di Kota Semarang yaitu sekitar 12 ribu.

Wali kota yang akrab disapa Hendi itu mengatakan penempatan ASN disesuaikan dengan kinerja dan prestasi sehingga menempati posisi yang sesuai dengan kemampuan terbaik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ibarat tim sepak bola yang ingin memenangkan pertandingan, pergantian pemain adalah bagian dari menyusun strategi, ini bukan masalah suka atau tidak suka," kata Hendi dalam sambutannya.

Ia mengingatkan para ASN yang dilantik tidak tinggi hati dan tetap fokus bekerja dan menjalankan rencana memajukan Kota Semarang. Hendi berpesan agar jabatan yang diemban dijaga dan tidak tergiur untuk melanggar ketentuan termasuk pungutan liar (pungli).

"Saya mewanti-wanti, jangan tinggi hati dan over confident, mari fokus wujudkan rencana-rencana pembangunan untuk mewujudkan Semarang yang lebih baik dan lebih hebat," tegasnya.

Selain melantik eselon III dan IV di kawasan New PRPP Semarang, sebelumnya Hendi juga melantik eselon II di Balai Kota Semarang. Pemkot Semarang melakukan pemekaran dinas untuk memfokuskan kinerja yaitu dari 19 dinas menjadi 24 dinas. Salah satu dinas yang dipecah yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan kini menjadi dua dinas berbeda yaitu Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan. (alg/idh)


Berita Terkait