1 Korban Tewas KM Zahro Express Berprofesi sebagai DJ

1 Korban Tewas KM Zahro Express Berprofesi sebagai DJ

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Selasa, 03 Jan 2017 19:03 WIB
1 Korban Tewas KM Zahro Express Berprofesi sebagai DJ
Bangkai KM Zahro Express (Hasan Al Habshy/detikcom)
Jakarta - Kapal Wisata KM Zahro Express terbakar ketika hendak menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta. Akibatnya, sebanyak 23 orang meninggal, salah satu di antaranya ialah George, yang berprofesi sebagai seorang disc jockey (DJ).

Paman George, Richard, mengatakan keponakannya itu pergi bersama 56 teman kerjanya menuju Pulau Tidung untuk liburan. Dalam perjalanan ini, George tewas bersama seorang lain bernama Jackson.
Foto George, DJ X-One Club BogorFoto: dok. istimewa
Foto George, DJ X-One Club Bogor

"Mereka rombongan kerja kan ya, mau outing ke Pulau Tidung. Mereka ini kan DJ di X-One Club. (Totalnya) 57 orang. (Ada) 55 orang yang selamat, dirawat sebentar di Atma Jaya. Dua orang dikabarkan meninggal, 1 sudah ditemukan, Jackson, meninggal di perjalanan ke rumah sakit. George ditemukan sudah terbakar," kata Richard saat ditemui di Ruang Antemortem, RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (3/1/2017).

Richard berharap pihak kepolisian segera selesai melakukan proses identifikasi sehingga pihak keluarga akan membawa George ke Bogor, Jawa Barat. Saat ini proses identifikasi atas George katanya sudah mencapai 60 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau identifikasi dari gigi, kemudian jam tangan, cincin, gelang, sepatu ukuran 40 sama jaket. Jaket yang bisa bolak-balik, bukan baju merah. Bajunya hitam, jaketnya yang merah. Giginya gingsu lkan, yang paling ketahuan khas ada gambar, salib hitam, jamnya Casio," kata Richard menyebutkan ciri-ciri yang dikenalinya.
5 Jenazah Diserahkan kepada Keluarga Usai IdentifikasiFoto: Cici Marlina Rahayu/detikcom
5 Jenazah Diserahkan kepada Keluarga Usai Identifikasi

Richard mengaku sudah menyerahkan beberapa kebutuhan visum kepada pihak kepolisian. Ia berharap proses identifikasi atas keponakannya itu segera selesai.

Pada Minggu (1/1) lalu, KM Zahro Express terbakar ketika hendak menuju Pulau Tidung. Ada 23 korban meninggal atas kecelakaan tersebut. Hingga kini, polisi masih melakukan proses identifikasi kepada 11 korban berjenis kelamin perempuan. Selain itu, ada seorang korban yang masih diidentifikasi jenis kelaminnya.





(jbr/fjp)


Berita Terkait