Menhub Budi Akan Perbaiki Sistem di Pelabuhan Muara Angke

Kapal Wisata Terbakar

Menhub Budi Akan Perbaiki Sistem di Pelabuhan Muara Angke

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Selasa, 03 Jan 2017 18:13 WIB
Menhub Budi Akan Perbaiki Sistem di Pelabuhan Muara Angke
Foto: Menhub Budi Karya di Pelabuhan Muara Angke (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi pelabuhan Kali Adem, Muara Angke Jakarta Utara. Ia meninjau langsung proses pencarian korban KM Zahro Express yang terbakar.

Menhub Budi tiba di lokasi, Selasa (3/1/2016) pukul 16.30 WIB. Budi ditemani oleh Komandan Lantamal III Jakarta Brijend Mar I Ketut Suardana saat berkeliling pelabuhan.

"Saya ingin memberikan apresiasi teman-teman di lapangan. Karena dalam beberapa hari ini telah bekerja maksimal. Semoga dapat memberi manfaat dan menemukan korban dan tuntas identifikasinya," kata Budi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat tiba di gedung kantor pelabuhan, Budi mendapat penjelasan dari perwakilan Basarnas sebanyak 224 orang selamat yang 22 orang di antaranya masih menjalani perawatan. Sementara untuk korban meninggal dunia berjumlah 23 orang.

Menhub Budi Karya di Pelabuhan Muara AngkeFoto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom
Menhub Budi Karya di Pelabuhan Muara Angke


Setelah itu, Budi mengecek kondisi salah satu kapal yang sedang bersandar. Ia memasuki salah kapal dan mengecek kelengkapan surat-surat izin berlayarnya.

Terkait kesimpangsiuran jumlah korban, Budi menyebut lembaga KNKT yang paling berwenang. Karena itu, masyarakat diminta bersabar.

"Yang paling berwenang mengeluarkan data korban adalah KNKT. Data-data yang berasal dari Basarnas, AL, dan angka-angka lain akan dikonsolidasikan ke KNKT," tegas Budi.

Hasil dari tinjauannya ini, Budi ingin bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memperbaiki sistem pelabuhan tradisional. Karena beberapa fasilitas pendukung dirasa kurang baik.

"Kita akan koordinasi dengan Dishub DKI untuk menyediakan tempat dan pelabuhan yang lebih baik. Soal aksesibilitas saya kaget karena agak banjir dan sebagainya. Bisa jadi akan ada SOP keberangkatan kemungkinan besar kita ubah," pungkas dia. (msl/idh)


Berita Terkait