Tensi PLH Sekjen KPU Melonjak

Mulyana Ditahan

Tensi PLH Sekjen KPU Melonjak

- detikNews
Senin, 11 Apr 2005 14:25 WIB
Jakarta - Kasus Mulyana W Kusumah membuat banyak kalangan langsung terganggu kesehatannya. Termasuk Pelaksana Harian (PLH) Sekjen KPU, Susongko Suhardjo. Tensi darahnya langsung melonjak.Sementara itu, puluhan jurnalis saat ini tumplek di Gedung KPU. Mereka ingin mengetahui setiap cuil informasi tentang KPU, bagaimana KPU merespons penahanan Mulyana W Kusumah.Karena KPU masih rapat konsolidasi, bisa dimengerti bila belum ada anggota KPU yang bersuara. Apalagi Ketua KPU Nazaruddin Syamsuddin. Nazar sedang memimpin rapat di ruang kerjanya di lantai 2 Gedung KPU Jl Imam Bonjol, Jakpus, Senin (11/4/2005). Posisi Nazar sangatlah penting dalam kasus mengingat namanya diungkit-ungkit oleh Mulyana sebagai orang yang memerintah dirinya hingga timbul-lah kasus penyuapan.Rapat pimpinan Nazar dimulai pukul 09.00 WIB, diikuti oleh Anas Urbaningrum, Daan Dimara, Chusnul Mar'iyah dan PLH Sekjen KPU Susongko Suhardjo.Puluhan wartawan saat ini berjaga di lantai 1 Gedung KPU. Mereka memasang mata telinga, mengawasi siapa saja yang mendatangi gedung itu. Setiap ada yang datang, buru-buru mereka berhamburan. Namun baru sedikit saja yang datang. Sejak pagi, yang hadir ke KPU yang kebetulan tak lolos dari pengamatan wartawan adalah 6 penyidik KPU dan dua pengacara Mulyana yaitu Denny Kailimang dan Sirra Prayuna.Tiba-tiba muncul-lah seorang perempuan cantik berumur 40-an tahun,. Siapakah dia? Jangan-jangan penyidik KPK? Atau orang penting lainnya? Buru-buru wartawan pun mengubernya. Perempuan berblazer hitam itu tak urung sedikit panik dan gelagepan."Saya dokter Pak Susongko (PLH Sekjen KPU)," kata perempuan itu. Namanya dokter Amelia. "Saya datang untuk memeriksa tensi Pak Susongko," imbuhnya.Setelah diperiksa, rupanya tensi Susongko ada peningkatan. "Tensinya naik dari 150/90 menjadi 160/100," ungkapnya. Setelah itu dr Amelia meninggalkan Gedung KPU.Tidak diketahui naiknya tensi Susongko karena kasus Mulyana atau memang ada gangguan sebelumnya. (nrl/)



Berita Terkait