Tim Trauma Healing Disiapkan Bantu Korban KM Zahro Express

Tim Trauma Healing Disiapkan Bantu Korban KM Zahro Express

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Selasa, 03 Jan 2017 11:00 WIB
Tim Trauma Healing Disiapkan Bantu Korban KM Zahro Express
Kabag Psikologi Polda Metro Jaya AKBP Hary Prasetya tengah duduk. (Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya menerjunkan tim trauma healing ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Tim itu akan membantu mengatasi rasa trauma yang mungkin dimiliki para korban kebakaran kapal wisata KM Zahro Express.

"Kita sebagai tim trauma healing bagi keluarga korban dan korban yang selamat. Biasalah, peristiwa yang mendadak menimbulkan peristiwa traumatis. Keluarga ini kan pengen melihat, tapi tahu sendiri kalau korban kecelakaan ini wujudnya seperti yang tidak diharapkan. Biasanya kita membantu keluarga untuk siap melihat atau tidak," kata Kabag Psikologi Polda Metro Jaya AKBP Hary Prasetya saat ditemui di RS Polri, Selasa (3/1/2017).

Tim trauma healing itu terdiri dari 10 personel. Mereka memiliki kemampuan mendampingi para korban atau keluarga korban untuk menghadapi musibah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita menyiapkan mereka, bisa menerima apa yang terjadi ini sehingga tidak mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Jadi nanti kita menyiapkan ruang, kita siapkan, siapa yang memerlukan, silakan, kalau mereka sadar, memerlukan silakan ke sini datangi kami. Kalau tidak bisa, kita yang datang ke mereka," kata Hary.

Dia juga mengatakan trauma healing tidak hanya dibutuhkan para korban dewasa, tapi juga anak-anak. Namun, menurutnya, ada perbedaan perlakuan yang diterapkan untuk anak-anak.

"Intinya, kita memberikan kekuatan mental, kekuatan psikologis. Ya beda, bahkan untuk yang dewasa yang satu dan yang lain juga berbeda," kata Hary.

KM Zahro Express terbakar pada Minggu (1/1) pagi dan mengakibatkan 23 orang tewas. Polisi pun telah menetapkan nakhoda M Nali (51) sebagai tersangka. Saat ini Nali masih diperiksa secara intensif di Direktorat Polair Polda Metro Jaya. (dhn/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini