"Masih proses konsolidasi untuk 17 jenazah itu, jadi tetap dilakukan diupayakan secepat mungkin untuk 17 itu," kata Kepala Humas RS Polri Kombes Luh Ike Kristiani di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (3/1/2017).
Dalam mengungkap identitas 17 jenazah dengan luka bakar tersebut, petugas melakukannya berdasarkan beberapa data pendukung. Di antaranya data gigi dari pemeriksaan antemortem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi lainnya, apakah korban pernah menderita patah tulang dan dipasangi pen atau tidak. Tim yang mengungkap identitas korban terdiri atas dokter gigi forensik, ahli DNA, dan bantuan dari luar.
"Tim forensik dari spesialis forensik, dokter gigi forensik, dari ahli DNA, jumlahnya saya coba cek lagi ya. Ada juga bantuan dari luar," ujar Ike.
KM Zahro Express terbakar pada Minggu (1/1) pagi. Kapal terbakar dalam perjalanan dari Teluk Jakarta menuju Pulau Tidung. Ada lebih dari 100 penumpang di atas kapal tersebut. (rna/tor)










































