Menurut pantauan detikcom, pintu utama Auditorium Kementan, Jl RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017) sekitar pukul 06.35 WIB, masih tertutup. Sejumlah awak media telah menunggu sejak pukul 04.00 WIB.
Beberapa aparat kepolisian juga telah bersiaga di dekat pintu utama Auditorium Kementan. Satu unit mobil water cannon dari Sabhara juga disiapkan di depan pintu.
Sedangkan untuk pintu samping Auditorium Kementan sudah disiapkan metal detector. Saksi pelapor dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Gusjoy, masuk melalui pintu tersebut sekitar pukul 06.28 WIB.
Sebelumnya, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan mengatakan pelaksanaan demonstrasi hanya akan diperbolehkan di bagian depan Gedung Kementan. Pihaknya juga telah mengatur pihak-pihak yang akan melakukan demonstrasi, termasuk orang-orang yang akan diperbolehkan masuk ke ruang sidang.
"Yang masuk sudah diatur. Bagi yang memiliki name tag (tanda nama) itu sudah bisa masuk ke gedung, kami akan koordinir semua dan malam hari ini seluruh kegiatan pengamanan, baik itu peralatan dan persiapan pengamanan, kita lakukan, terutama di ruangan sidang sudah kita lakukan sterilisasi," terangnya.
"Kita sudah amankan, tidak ada yang bisa masuk dan kita buka pukul 08.00 WIB," tambahnya.
Rencananya, sidang Ahok akan digelar mulai pukul 09.00 WIB pada Selasa (3/1) nanti. Agenda sidang adalah mendengarkan saksi-saksi dari jaksa penuntut umum (JPU). Ahok didakwa melanggar Pasal 156a tentang penistaan agama, dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun. (dkp/tfq)











































