Jelang Sidang Ahok di Gedung Kementan, 2 Kelompok Massa Berkumpul

Sidang Ahok

Jelang Sidang Ahok di Gedung Kementan, 2 Kelompok Massa Berkumpul

Kanavino Ahmad Rizqi - detikNews
Selasa, 03 Jan 2017 06:20 WIB
Jelang Sidang Ahok di Gedung Kementan, 2 Kelompok Massa Berkumpul
Suasana pagi menjelang sidang Ahok di Kementan. (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta - Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menjalani sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari jaksa. Menjelang sidang, massa pendukung dari dua belah pihak yang beperkara dalam sidang telah berkumpul di depan gedung Kementerian Pertanian (Kementan).

Pantauan detikcom, Selasa (3/1/2017) pukul 05.45 WIB, dua massa yang terdiri atas kelompok pro-Ahok dan massa yang berasal dari GNPF MUI telah datang. Massa pro-Ahok terlihat mengenakan baju kotak-kotak. Sedangkan massa GNPF MUI banyak yang mengenakan baju berwarna putih.

Massa pro-Ahok berada di sebelah kiri gedung dan massa GNPF berada di sebelah kanan. Kedua massa ini dipisahkan kendaraan barracuda dan kendaraan kepolisian. Pemisahan ini dilakukan agar kedua kelompok tidak bertemu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persidangan Ahok rencananya akan digelar di Auditorium Kementan, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan. Sidang akan dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Sementara itu, arus lalu lintas dari Mampang menuju Ragunan, yang melintasi depan Gedung Kementan, telah ditutup oleh pihak kepolisian. Hanya jalur TransJakarta yang masih beroperasi. Ratusan polisi juga terlihat berjaga-jaga dan penjagaan ketat dilakukan di sekitar gedung Kementan.

Hingga saat ini, akses menuju lokasi sidang belum dibuka oleh polisi. Hanya orang-orang yang mengenakan name tag yang boleh memasuki ruang sidang.

Sebelumnya, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan mengatakan pelaksanaan demonstrasi hanya akan diperbolehkan di bagian depan Gedung Kementan. Pihaknya juga telah mengatur pihak-pihak yang akan melakukan demonstrasi, termasuk orang-orang yang akan diperbolehkan masuk ke ruang sidang.

"Yang masuk sudah diatur. Bagi yang memiliki name tag (tanda nama) itu sudah bisa masuk ke dalam gedung, kami akan koordinir semua dan malam hari ini seluruh kegiatan pengamanan, baik itu peralatan dan persiapan pengamanan, kita lakukan, terutama ruangan sidang sudah kita lakukan sterilisasi," terangnya.

"Kita sudah amankan, tidak ada yang bisa masuk, dan kita buka pukul 08.00 WIB," tambahnya.

Iwan menyebutkan kapasitas di dalam ruang sidang berjumlah 80 orang. Dari jumlah itu, kedua kelompok massa akan mendapatkan kursi jika memiliki name tag.

"Begitu juga yang di luar, di luar dibuat sistem pengamanan sama. Masing-masing pihak ada areanya sendiri dan nanti akan dipisahkan dengan personel pengamanan," kata Iwan. (tfq/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads