Sebagaimana keterangan pers dari Anies-Sandi Media Center yang diterima detikcom, Selasa (3/1/2016), Anies menyampaikan gagasan ini saat berkampanye di Kampung Wadas, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (2/1) kemarin. Dia mengambil contoh, harga cabai yang mahal disebabkan ulah tengkulak. Padahal di Brebes, Jawa Tengah, kata dia, harga cabai masih di angka Rp 15-20 ribu per kilogram.
"Sampai di Jakarta justru mahal bisa mencapai 40 ribu. Mengapa? Karena banyak tengkulak. Dari petaninya, dari pedagangnya, dari pasarnya, dan seterusnya. Sampai di Jakarta sudah mahal," kata Anies.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu Pemda akan bekerja sama dan membeli langsung dengan jumlah yang besar sehingga harganya tetap murah," tegas Anies, disambut tepuk tangan warga.
Dia menjelaskan Jakarta mempunyai pasar induk yang bisa mendistribusikan bahan pokok yang dibeli dalam jumlah besar itu ke pasar-pasar lainnya.
Anies menempatkan penyelesaian problem harga kebutuhan pokok sebagai salah satu fokus utamanya di Jakarta. Selain itu, ada prioritas ketersediaan lapangan kerja dan pendidikan yang berkualitas serta gratis. (dnu/dnu)











































