Sidang ini akan digelar di Gedung Kementerian Pertanian, Jalan RM Harosono, Jakarta Selatan pada pukul 09.00 WIB pagi. Dua kelompok yang akan hadir akan dipisahkan oleh pihak kepolisian.
"Pada prinsipnya dari dua pihak tadi sudah berkoordinasi langsung dengan bagian yang bertanggung jawab melakukan kegiatan besok, baik dengan pihak GNPF maupun pihak Bapak Ahok," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan di gedung Kementan, Jl RM Harsono, Jakarta Selatan, Senin (2/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang masuk sudah diatur. Bagi yang memiliki name tag (tanda nama) itu sudah bisa masuk ke dalam gedung, kami akan koordinir semua dan malam hari ini seluruh kegiatan pengamanan baik itu peralatan dan persiapan pengamanan kita lakukan terutama ruangan sidang sudah kita lakukan sterilisasi," terangnya.
"Kita sudah amankan tidak ada yang bisa masuk dan kita buka pukul 08.00 WIB," tambahnya.
Iwan menyebutkan kapasitas yang dapat ditampung di dalam ruang sidang berjumlah 80 orang. Dari jumlah itu, kedua kelompok massa akan mendapatkan kursi jika memiliki name tag.
"Begitu juga yang di luar, di luar dibuat sistem pengamanan sama. Masing-masing pihak ada areanya sendiri dan nanti akan dipisahkan dengan personel pengamanan," kata Iwan.
Pihaknya juga telah menerapkan beberapa skenario keamanan jika terjadi ancaman keamanan saat persidangan berlangsung. Pola pengamanan tergantung pada tingkat ancaman.
"Mulai dari eskalasinya ringan sampai dengan eskalasi tinggi sudah kita antisipasi semua," ucapnya.
(tfq/dnu)










































