"Ini saat saya tidak sengaja ketika gerilya dadakan ke pasar kaget, Poncol, bertemu dengan keluarga korban kapal wisata Zahro Express," kata Sylvi dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Senin (2/1/2017).
Sebetulnya Sylvi hendak melihat pengelolaan tempat pembuangan sementara (TPS) dan kondisi sungai di wilayah itu. Tetapi justru dia bertemu dengan salah satu korban KM Zahro Express.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sylvi kemudian menyampaikan rasa duka cita mendalam. Dia lalu mendoakan agar korban jiwa khusnul khotimah.
"Ke depan harus kita segera wujudkan penataan ulang transportasi laut terutama unsur keselamatan penumpang, kita harus segera melakukan evaluasi untuk sistem transportasi laut antara lain; penambahan dan penyempurnaan transportasi antarpulau, maupun wisata, dengan kapal yang layak dan dilengkapi standar keamanan penumpang yang tinggi, kenyamanan penumpang, dengan manajemen preventif, dan maintenance yang baik," tutur Sylvi. (bag/mok)











































