Juwono: SBY dan Badawi Sepakat Tidak Perang Kata-kata
Senin, 11 Apr 2005 13:49 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mengontak Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi terkait insiden "serempetan" antara KRI Tedong Naga dengan Kapal Diraja Laut Malaysia (KDLM) Rencong di perairan Karang Unarang, Nunukan, Kalimantan Timur.Menurut Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, kedua kepala pemerintahan dari negara bertetangga ini sepakat tidak melakukan perang diplomatik terkait insiden pada Jumat (8/4/2005) pagi kemarin itu, serta sepakat agar insiden ini tidak terulang lagi."Presiden dan Perdana Menteri Badawi sepakat untuk tidak mengeluarkan perang kata-kata di tingkat diplomatik," kata Juwono kepada wartawan usai bertemu Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (11/5/2005).Juwono juga menilai tindakan tegas TNI AL di Ambalat sudah tepat. Keberanian mereka mendorong kapal patroli Malaysia yang persenjataannya lebih baik merupakan ketegasan yang terukur untuk mempertahankan hak dan kedaulatan negara. "Yang penting sekarang peristiwa demikian tidak terulang kembali," tambahnya.Menurut Juwono, dampak dari sikap tegas TNI AL, Malaysia sudah mengakui posisi Indonesia lebih kuat. Hal tersebut ditandai dengan pengurangan jumlah armada lautnya yang berpatroli di perairan laut.
(gtp/)











































