Berdasarkan pengecekan oleh tim Gegana yang dipimpin Kompol Suli, tak ada tanda-tanda bom. "Kompol Suli menyimpulkan bahwa diduga kuat ledakan berasal dari tabung gas yang bocor," ujar Kapolsek Tambora Kompol M Syafi'i dalam pesan singkat, Senin (2/1/2017). Namun belum dijelaskan jenis tabung gas apa yang bocor.
Kesimpulan itu diambil mengingat ruangan yang kecil dan pengap serta tertutup rapat. Gas yang menguap akibat kebocoran itu lalu memicu ledakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diwawancara di sekitar lokasi, seorang warga bernama Wiwin menyebut penghuni rumah biasa memasak di pagi hari. Menurut dia, ledakan cukup keras terdengar.
"Tadi ledakan, tabung gas sekitar pukul 04.30 WIB, habis subuh tadi ledakan keras banget," ujar Wiwin.
Ledakan tersebut menyebabkan rumah berukuran 3 x 7 meter tersebut berantakan. Tidak ada korban jiwa akibat ledakan tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Pemilik rumah, Kurning (70), belum dapat ditemui karena masih shock akibat kejadian ini. Peristiwa tersebut juga menyebabkan rumah di depannya ikut rusak.
"Ini saya tadi juga ada bekas ledakan di gerbang toko. Enggak ada yang luka, cuma kaget saja. Ini cuma ledakan tabung gas," ujar pemilik rumah di depan lokasi, Husin (54). (bag/tor)











































